Indonesia Menempati Negara Nomor 2 Yang Terserang Trojan Hummer

trojan-android
Bagi anda para pengguna Smartphone Android mungkin sudah mulai jenuh dengan mendengar kabar mengenai banyaknya serangan – serangan malware atau virus – virus jahat yang kian hari semakin membahayakan bagi perangkat anda. Ketika kabar mengenai malware – malware tersebut sedikit menghilang kini kembali muncul sebuah malware generasi terbaru berjenis Trojan dan diklaim sebagai malware paling berbahaya untuk Smartphone dan Pc Tablet berbasis Android saat ini.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Lab Riset Keamanan Cheetah Mobile, di antara bulan Januari dan Juli 2016 rata-rata jumlah ponsel Android yang terinfeksi Hummer adalah 1,190,000, yang mana lebih besar dibanding trojan ponsel lain mana pun.

Dalam laporan itu disebutkan, selama semester pertama 2016, pada puncaknya trojan Hummer telah menginfeksi sebanyak hampir 1.4 juta perangkat setiap harinya.
trojan-hummer
Trojan Hummer menyebar di seluruh dunia, bahkan Indonesia menempati negara terbesar nomor 2 yang terserang Trojan Hummer selain India, Turki, dan beberapa negara lainnya.

Berikut ini adalah daftar dari 25 negara tertinggi yang telah terpengaruh oleh keluarga trojan Hummer di tahun 2016.
Indonesia-Menempati-Negara-Nomor-2-Yang-Terserang-Trojan-Hummer

Berdasarkan estimasi Cheetah Mobile, jika para pengembang virus mampu menghasilkan $0.50 USD (biaya rata-rata untuk mendapatkan instalasi baru) setiap kali virus menginstal sebuah aplikasi pada sebuah ponsel, kelompok di balik keluarga trojan ini akan mampu menghasilkan lebih dari $500,000 USD setiap harinya.

Ketika sebuah ponsel terinfeksi oleh trojan Hummer, hal itu akan melakukan root pada perangkat hingga mendapatkan hak administrator dari sistem. Virus tersebut kemudian akan sering memunculkan iklan-iklan dan secara diam-diam menginstal aplikasi-aplikasi yang tidak dibutuhkan atau tidak diinginkan (bahkan malware) di latar belakang, yang menguras banyak lalu lintas jaringan.

Karena trojan Hummer mampu mendapatkan kendali tertinggi dari sistem ponsel, anti-virus biasa tidak mampu untuk menghapus trojan tersebut secara menyeluruh. Bahkan dengan melakukan factory reset pada perangkat tersebut tidak akan bisa menghilangkannya.

sumber: Cheetah Mobile

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel