Microsoft Ciptakan Teknologi Untuk Mengontrol Aplikasi Melalui Pikiran

microsoft-ciptakan-teknologi-untuk-mengontrol-aplikasi-melalui-pikiran
Dengan pesatnya perkembangan teknologi tidak ada yang tidak mungkin untuk diwujudkan di dunia ini. Seperti duhulu, orang tidak akan terpikir bagaimana caranya untuk pergi ke bulan, terbang menggunakan pesawat, atau bahkan yang saat ini sudah umum dilakukan yaitu berkomunikasi jarak jauh di belahan dunia yang berbeda sambil saling menatap wajah.

Raksasa teknologi yang bermarkas di Redmond, Washington, AS yaitu Microsoft baru saja mendaftarkan hak paten mereka yang memungkinkan pengguna perangkat pintar untuk mengendalikan aplikasi melalui pikiran mereka.

Perangkat ciptaan Microsoft ini akan memberikan keleluasan kepada pengguna untuk dapat memanfaatkan pikiran mereka guna mengoperasikan aplikasi hanya dengan otak mereka tanpa melibatkan gerakan apa pun. 
microsoft-ciptakan-teknologi-untuk-mengontrol-aplikasi-melalui-pikiran
Dengan menggunakan ikat (pita) kepala yang dilengkapi sensor, perangkat ini dapat secara ideal menafsirkan data neurologis agar pengguna bisa membuka, mengontrol dan menggunakan aplikasi dengan pikiran mereka. Tidak lagi menggunakan isyarat atau gerakan seperti sebelumnya.

Seperti yang dikutip dari Hindustantimes (17/01/2017), Sensor ini akan mengirimkan sinyal neurologis seperti pembacaan electroencephalogram (EEG), yang perangkatnya dapat memecahkan kode untuk meluncurkan dan mengoperasikan aplikasi yang kompatibel.

Lebih menariknya lagi, Anda dapat "melatih" perangkat untuk mengenali sinyal mana yang kemudian dapat disandingkan dengan aplikasi sesuai kehendak pengguna. Algoritma yang disiapkan kemudian akan mempelajari perilaku otak dan menggunakan fluktuasi neuron untuk melukis atau memindahkan objek sesuai keinginan pengguna berdasarkan pola yang terdeteksi.

Beberapa isyarat operasi mencakup niat untuk menyapukan jemari, mencubit layar, klik mouse dan menekan tombol. Begitu pengguna berpikir atau berfokus pada gerakan ini, data dikomunikasikan ke sistem komputer yang menjalankan aplikasi. Data yang berasal dari pikiran pengguna yang sesuai dengan isyarat fisik dihasilkan saat pengguna memikirkan dan / atau berfokus pada gerakan tertentu.

Teknologi pada paten ini dapat diaplikasikan pada kontrol aplikasi, video game, simulator VR, perangkat lunak 3D, peramban web dan bahkan pengolah kata. Bukan tidak mungkin, paten yang dikantongi oleh Microsoft ini suatu hari nanti akan menjadi teknologi yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari manusia terutama pengguna yang mengalami keterbatasan secara fisik (disabilitas).
Source: Blogs Microsoft

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel