10 Tips Meningkatkan Daya Tahan Baterai Smartphone Anda Saat Mudik

10 Tips Meningkatkan Daya Tahan Baterai Smartphone
Selama momen mudik Lebaran/Idul Fitri 1440 H yang Jatuh Pada 5 Juni 2019, banyak pemudik yang memilih mudik jalur darat.

Namun seringkali kita saat mudik ingin banyak mengabadikan pemandangan di sepanjang jalan menuju kampung halaman.

Tapi seringkali kita kehabisan daya baterai saat sedang melakukan perjalanan akibat lamanya jalur mudik darat.

Untuk menghindari smartphone kita cepat kehabisan baterai, pengguna pun bisa melakukan berbagai tips, dari menonaktifkan aplikasi yang boros baterai, mengurangi kecerahan layar hingga penggunaan aplikasi yang bebas iklan.

Nah, berikut adalah 10 tips menghemat baterai smartphone seperti yang dilansir dari laman Gizmochina (01/03/2019) :

1. Cek dan matikan aplikasi yang paling boros penggunaan daya baterai

Smartphone biasanya dibekali dengan sejumlah aplikasi, entah bawaan dari sistem atau yang pengguna pasang (install) sendiri. Aplikasi tersebut bisa menyedot baterai jika digunakan terus-menerus.

Oleh karena itu, cek aplikasi apa saja yang paling banyak menguras baterai di masing-masing pengaturan smartphone. 
Cek dan matikan aplikasi yang paling boros penggunaan daya baterai

Pada ponsel berbasis Android, misalnya, pengguna bisa mengunjungi "Settings" dan pergi ke menu "Baterry & performance" dan pilih "Power Usage".

Di pengaturan tersebut, pengguna bisa melihat aplikasi mana saja yang paling menguras baterai. Perlu diingat, masing-masing menu di setiap ponsel pintar mungkin berbeda.

Namun, menu yang seirama dengan fungsi baterai di atas agaknya sudah tersedia di kebanyakan ponsel pintar yang ada saat ini.

2. Turunkan tingkat kecerahan (Brightness)

Biasanya kecerahan dari sebuah layar smartphone akan menentukan tingkat kenyamanan dalam melihat tampilan di layar. Namun tingkat kecerahan pun dapat mempengaruhi besarnya daya baterai yang digunakan. 
Turunkan tingkat kecerahan (Brightness)
Semakin tinggi tingkat kecerahan layar akan membuat daya baterai semakin terhisap. Untuk itu pengguna dapat menyesuaikan tingkat kecerahan sesuai dengan kondisi yang terjadi dan sebaiknya tidak menggunakan kecerahan otomatis karena akan menggunakan sensor cahaya yang menguras baterai pula.

3. Matikan sinyal radio yang tidak perlu

Fitur-fitur yang mengandalkan frekuensi radio, seperti NFC, GPS, Wi-Fi dan sebagainya memang berguna untuk kemudahan aktifitas pengguna, seperti menyambungkan smartphone dengan hotspot dan membayar menggunakan uang digital (e-money).

Namun, terkadang pengguna lupa mematikan fitur tersebut ketika sudah tidak dibutuhkan. Nah, jika dibiarkan terus aktif ketika tidak digunakan, fitur-fitur tersebut akan menguras daya baterai. 
Matikan sinyal radio yang tidak perlu
Untuk itu, ada baiknya untuk mematikan Wi-Fi, GPS, Bluetooth, dan fitur konektivitas lainnya ketika tidak digunakan.

4. Jangan tinggalkan aplikasi berjalan di background

Multi-tasking merupakan sebuah istilah dimana pengguna menjalankan sederet aplikasi secara bersamaan di ponsel mereka.

Kegiatan tersebut memudahkan pengguna untuk kembali ke aplikasi-aplikasi yang sering dibuka, tanpa harus me-restart aplikasi.

Di sisi penggunaan baterai, multi-tasking sejatinya menguras baterai karena aplikasi berjalan di sistem smartphone dan memori.

Untuk menghindari pemborosan baterai, tutup aplikasi yang tidak digunakan sesaat pengguna meninggalkan aplikasi tersebut.

Hindari menekan tombol home untuk kembali ke layar utama smartphone. Sebaiknya, pengguna menekan tombol "recent apps" atau "task manager" atau sejenisnya, untuk menutup aplikasi yang tidak terpakai dan masih berjalan di memori smartphone.

5. Hindari penggunaan widgets dan live wallpapers

Penggunaan wallpaper animasi atau live wallpaper cukup menarik dan enak dipandang mata. Namun ini akan meningkatkan penggunaan prosesor sehingga menyebabkan daya baterai makin terkuras. Gunakan wallpaper yang statis saja.

Sama halnya ketika menggunakan widget yang membutuhkan update data dari internet akan menyebabkan daya baterai pun ikut terkuras.

6. Matikan notifikasi yang tidak penting

Sejumlah aplikasi biasanya dibekali dengan kemampuan mengantarkan informasi lewat notifikasi agar mudah dilihat oleh pengguna.

Misal, untuk update berita atau sekadar memberi tahu ada pesan masuk. Namun, penggunaan notifikasi bisa menguras baterai jika pengguna tak mengontrol aplikasi mana yang bisa mengantarkan informasi melalui notifikasi. 
Matikan notifikasi yang tidak penting
Usahakan hanya mengaktifkan notifikasi untuk aplikasi yang menurut pengguna butuhkan saja. Untuk mengakses izin notifikasi, pengguna bisa mengunjungi menu "Settings" pada smartphone masing-masing dan pergi ke menu "App notifications" atau menu serupa.

7. Perbarui sistem smartphone OS dan aplikasi

Pembaruan sistem atau aplikasi biasanya membawa peningkatan pada segi penggunaan resource, seperti memori dan baterai.

Biasanya, aplikasi yang terbaru juga telah dioptimasi sedimikian rupa untuk menghemat penggunaan resource tadi. 
Perbarui sistem smartphone OS dan aplikasi
Notifikasi pembaruan, yang akan muncul jika aplikasi atau sistem tidak kunjung diperbarui, juga sejatinya ikut menguras baterai lantaran menggunakan fitur reminder berbentuk notifikasi pula.

Pengguna disarankan selalu memperbaharui (update) sistem atau aplikasi yang terpasang di smartphone masing-masing dengan yang terbaru demi menghemat baterai.

8. Matikan fitur Sinkronisasi Otomatis

Fitur sinkronisasi otomatis (automatic sync) biasanya bermanfaat untuk mengecek apakah ada informasi baru dari aplikasi yang terpasang oleh pengguna, misal untuk mengecek e-mail secara berkala atau notifikasi dari aplikasi jejaring sosial. 
Matikan fitur Sinkronisasi Otomatis
Namun, pengecekan secara berkala ini memang menguras baterai. Untuk itu, pengguna bisa menonaktifkan fitur automatic sync di menu "Settings" yang ada pada smartphone mereka masing-masing.

9. Gunakan fitur power saving

Biasanya, fitur penghemat baterai ini telah tersedia bawaan pada beberapa jenis ponsel keluaran terbaru.

Dengan fitur ini pengguna dapat mengatur aplikasi yang dapat berjalan di latar belakang agar hemat dalam menggunakan daya baterai. 
Gunakan fitur power saving
Fitur ini memang berguna karena bisa membatasi kemampuan smartphone dan hanya fitur yang penting saja yang akan berjalan, seperti telepon, sms, internet, dan sebagainya. Oleh karena itu, manfaatkan fitur power saving di smartphone agar tak memakan baterai berlebih.

10. Gunakan aplikasi ponsel yang bebas iklan (Premium Version)

Beberapa aplikasi memang ada yang gratis dan ada juga yang berbayar. Biasanya, aplikasi yang bisa dipasang secara gratis dibekali dengan sistem ads guna menampilkan iklan di dalam antarmuka aplikasi.

Untuk menampilkan iklan, smartphone membutuhkan tenaga ekstra, seperti penggunaan data dan baterai ekstra.

Untuk itu, gunakan aplikasi yang bebas iklan atau aplikasi berbayar guna menghindari iklan yang mungkin mengganggu dan sejatinya menguras baterai pada smartphone Anda.
Dapatkan berita "Tekno dan Gadget Terbaru" gratis melalui inbox email, caranya Subscribe email kamu dibawah ini!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "10 Tips Meningkatkan Daya Tahan Baterai Smartphone Anda Saat Mudik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel