Widget HTML Atas

Pemerintah Provinsi Jawa Barat Luncurkan Aplikasi PIKOBAR Aplikasi Pelayanan Satu Pintu Penanganan COVID-19

Pemerintah Provinsi Jawa Barat Luncurkan Aplikasi PILKOBAR Aplikasi Pelayanan Satu Pintu Penanganan COVID-19
Aplikasi PIKOBAR di Ponsel Android
Pemerintah provinsi Jawa Barat merilis aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat) memiliki fitur periksa mandiri. Lewat fitur tersebut, warga Jabar dapat memeriksakan diri dengan melaporkan gejala-gejala yang dialami.

Setelah itu, aplikasi PIKOBAR yang menggunakan artificial intelligence akan memberikan diagnosis awal dan mengeluarkan rekomendasi. Apakah warga Jabar yang melapor mesti mendapatkan penanganan dokter atau cukup beristirahat di rumah (home care).

Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, warga Jabar yang memiliki gejala-gejala COVID-19, seperti batuk, pilek, dan demam, bisa cek kesehatan lewat fitur tersebut.

"Masyarakat jangan panik dulu, mesin canggih ini bisa menjawab di aplikasi ini (PIKOBAR)," kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil, saat meluncurkan aplikasi PIKOBAR di Gedung Sate, Kota Bandung.

"Apakah Anda punya gejala? Batuk. Batuknya berdahak atau kering? Disertai pusing atau tidak? Terus sampai semua pertanyaan terjawab. Nanti, hasilnya: tidak perlu ke dokter cukup istirahat, Anda perlu minum obat, atau perlu ke dokter," imbuhnya.

Guna menghadirkan fitur periksa mandiri, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar berkolaborasi dengan Prixa.Ai yaitu perusahaan yang mengembangkan aplikasi dan fitur periksa mandiri.

Medical Database Coordinator Prixa.Ai Kafi H Khaibar Lubis mengatakan, fitur periksa mandiri dalam PIKOBAR khusus memeriksa gejala-gejala penyakit pernapasan, khususnya COVID-19. Menurut dia, artificial intelligence periksa mandiri bisa mendeteksi 29 penyakit pernapasan.

Jika ada warga Jabar yang mesti mendapatkan penanganan, kata Kafi, fitur periksa mandiri dalam PIKOBAR akan menyarankan pengguna untuk menghubungi 119 atau nomor hotline Dinas Kesehatan Provinsi Jabar.

Dengan adanya fitur periksa mandiri dalam PIKOBAR, diharapkan kepanikan masyarakat Jabar terkait COVID-19 bisa menurun. Apabila memiliki gejala COVID-19, masyarakat bisa mengakses fitur periksa mandiri.

Masalah utama adalah kepanikan. Karena, satu, tidak tahu informasi yang jelas. Dua, tidak yakin apa yang mereka alami serius atau tidak. Dengan adanya PIKOBAR, diharapkan masyarakat bisa mendapat informasi yang jelas, terpusat, dan resmi, dan scientific.

Dengan adanya aplikasi ini akan semakin banyak orang bisa ditahan di rumah dan tidak panik di rumahnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat Luncurkan Aplikasi PIKOBAR Aplikasi Pelayanan Satu Pintu Penanganan COVID-19
Fitur yang dihadirkan pada aplikasi PIKOBAR ini meliputi:
  • Hotline seputar pertanyaan dan pelaporan darurat
  • Informasi berupa peta sebaran ODP (Orang Dalam Pengawasan), PDP (Pasien Dalam Pemantauan) dan Positif kasus di Jawa Barat
  • Daftar RS rujukan di Jawa Barat
  • Infografis
  • Rilis pers
  • F.A.Q.
Untuk mendownload aplikasi ini silahkan kunjungi Google PlayStore atau melalui link dibawah ini.

Artanti Tri Hapsari
Artanti Tri Hapsari Managing Editor di tosutekno.com. Seorang yang paling hobi fotografi, travelling dan menulis serta penggemar produk Apple tapi bukan fangirl.

Tidak ada komentar untuk "Pemerintah Provinsi Jawa Barat Luncurkan Aplikasi PIKOBAR Aplikasi Pelayanan Satu Pintu Penanganan COVID-19"

Berlangganan via Email