Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Google Menggunakan Data Lokasi Untuk Mengetahui Apakah Orang Melakukan Social Distancing

Google Menggunakan Data Lokasi Untuk Mengetahui Apakah Orang Melakukan Social Distancing di tengah wabah Virus Corona
Menggunakan ponsel ditempat umum (foto: unsplash)
Google merilis laporan tentang pergerakan orang selama wabah COVID-19 untuk membantu pejabat kesehatan membuat keputusan penting untuk memerangi pandemi. Perusahaan pada hari Jumat menerbitkan rilis awal Laporan Mobilitas Komunitas COVID-19, yang menggunakan data lokasi anonim yang dikumpulkan dari ponsel orang untuk memetakan tren pergerakan.

Google mengatakan laporan itu dapat menawarkan "wawasan tentang apa yang telah berubah sebagai respon terhadap bekerja dari rumah, karantina mandiri, dan kebijakan lain yang bertujuan menurunkan kurva pandemi ini." Mereka menunjukkan tren pergerakan di lokasi ritel dan rekreasi, seperti restoran dan pusat perbelanjaan, serta tren di pusat transit dan area perumahan. Laporan awalnya mencakup 131 negara dan wilayah, termasuk semua 50 negara bagian di AS, tetapi Google mengatakan berencana untuk menambah lebih banyak dalam beberapa minggu mendatang.

Seperti yang dilansir dari laman CNET, Jumat (03/04/2020), Laporan dibuat dengan "kumpulan data teranonimasi" dari orang-orang yang mengaktifkan pengaturan Riwayat Lokasi. Google mengatakan itu tidak aktif secara default di ponsel mereka. Raksasa pencarian mengatakan laporan akan menunjukkan tren selama beberapa minggu, dengan data terbaru mewakili 48 hingga 72 jam sebelumnya. Untuk melindungi privasi orang, Google mengatakan "tidak ada informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi, seperti lokasi individu, kontak atau pergerakan, tersedia kapan saja."
Artanti Tri Hapsari
Artanti Tri Hapsari Managing Editor di tosutekno.com. Seorang yang paling hobi fotografi, travelling dan menulis serta penggemar produk Apple tapi bukan fangirl.

Posting Komentar untuk "Google Menggunakan Data Lokasi Untuk Mengetahui Apakah Orang Melakukan Social Distancing"

Berlangganan via Email