Follow by Email

6 Cara Sederhana Menghemat Baterai Smartphone

Cara menghemat baterai smartphone
Share it:
6-cara-sederhana-menghemat-baterai-smartphone
Ilustrasi baterai © 2015 Vectors/ Shutterstock
Dengan makin berkembangnya teknologi smartphone, semakin besar pula konsumsi power yang dibutuhkan sebuah smartphone untuk menjalankan semua fitur dan fungsi yang dimilikinya dengan maksimal. Namun begitu, beragam inovasi juga dihadirkan tiap vendor untuk mengatasi borosnya performa baterai.

Di Google Play Store, tersedia beragam aplikasi pihak ketiga untuk melakukan pekerjaan merawat performa baterai dapat dengan mudah ditemukan. Namun tak jarang aplikasi yang mengklaim sebagai penghemat baterai malah membuat penggunanya kecewa, hal ini karena penggunaan aplikasi tersebut bertolak belakang bukan menghemat baterai, tapi malah sering kali membuat baterai smartphone lebih boros.

Buat Anda pengguna smartphone, sebenarnya ada banyak cara yang simpel dan mudah yang bisa dilakukan untuk setidaknya ‘meringankan’ beban konsumsi baterai. Cara-cara ini pun rata-rata hanya dengan melakukan sedikit pengaturan, serta memanfaatkan fitur yang sudah tersedia di smartphone tersebut.

Berikut ini adalah 6 cara sederhana menghemat baterai smartphone:

1. Aktifkan ‘Low Power Mode’

Langkah awal dalam melakukan penghematan konsumsi baterai adalah dengan mengaktifkan fitur Battery Saver, yang di tiap-tiap smartphone memiliki nama dan pengaturan berbeda-beda. Ada yang Cuma menawarkan fitur standar, ada yang lebih expert.

2. Lakukan Update Secara Rutin

Setiap aplikasi yang terpasang di smartphone, pastinya akan rutin menghadirkan update atau pembaharuan. Dan jika smartphone Anda mendapatkan notifikasi pembaharuan aplikasi, sebaiknya lakukan segera update aplikasi tersebut.

Jika Anda menunda-nunda untuk melakukan update, sistem aplikasi akan terus-terusan mengirim notifikasi ke smartphone, termasuk melakukan pengecekan via internet untuk mencari tahu apakah aplikasi di smartphone Anda sudah terupdate. Hal inilah yang kerap membuat baterai smartphone menjadi boros dan keuntungan lain dari update aplikasi ini adalah perbaikan bug dan aplikasi menjadi stabil.

3. Jangan Aktifkan Mode Auto-brightness Layar

Biasanya, pengguna ponsel kurang memperhatikan hal yang satu ini. Karena dianggap sepele, mode kecerahan layar otomatis kerap selalu diaktifkan ketika pertama kali menggunakan smartphone. Dengan mengaktifkan mode ini baterai justru malah akan lebih terkuras. Hal ini karena sensor cahaya yang ada di bagian atas ponsel akan secara terus menerus mencari dan mendeteksi intensitas cahaya yang ada di sekitar pengguna. Karena terus menerus bekerja, otomatis akan menyedot baterai lebih banyak.

4. Atur Cahaya Layar ke Level Standar atau Lebih Rendah

Selain menonaktifkan mode kecerahan layar otomatis, cara lain yang juga penting untuk dipertimbangkan adalah mengatur tingkat kecerahan layar secara manual. Secara teknis, intensitas cahaya yang terpancar dari layar dipengaruhi oleh konsumsi daya yang dialirkan ke diode layar. Standarnya sih di bawah 80% saja.

5. Jangan Aktifkan Fitur Haptick Feedback

Mengaktifkan fitur haptick feedback contohnya vibrate on touch di smartphone, ternyata dapat menguras penggunaan baterai. Hal ini dikarenakan untuk menimbulkan efek getar, ponsel akan mengaktifkan motor kecil (vibrator) yang tertanam di dalam smartphone tersebut. Alangkah baiknya Anda untuk menonaktifkan fitur tersebut supaya baterai smartphone lebih tahan lama.

6. Matikan Fitur Sinkronisasi Otomatis

Sistem operasi Android, iOS dan Windows Mobile umumnya menawarkan kemudahan dan kenyamanan untuk menikmati semua fitur yang tersedia. Meskipun Anda sering bergonta-ganti smartphone, semua kemudahan dan kenyamanan tersebut tetap bisa dinikmati. Yang penting, Anda telah melakukan singkronisasi akun dan data secara otomatis.

Namun, penggunakan fitur singkronisasi otomatis ini kerap membuat baterai smartphone jadi bertambah boros. Hal ini karena setiap kali melakukan proses singkronisasi, akses data yang sudah barang tentu menyedot daya baterai ekstra besar akan terus terjadi.

Alangkah baiknya Anda mengganti fitur tersebut dengan melakukan backup dan singkronisasi data secara manual, termasuk untuk mengecek email (surel).
Share it:

Tutorial

Forum Diskusi: